Suami, Yuk Tukeran Tugas dengan Istri Sehari Saja, Agar Kau Tak Pernah Lagi Meremehkan Pekerjaan Kami

Suami, Yuk Tukeran Tugas dengan Istri Sehari Saja, Agar Kau Tak Pernah Lagi Meremehkan Pekerjaan Kami


Suami beralasan: "Tapi istriku tidak akan bisa mendapatkan gaji yang setara dengan Aku".

Itu benar tapi itu bisa diwujudkan dan sangat mungkin bisa terlaksana. Kalaupun tidak, minimal bisa menyukupi kebutuhan keluarga. Semua hanya butuh proses. Sebaliknya, suami juga butuh proses panjang untuk bisa melakukan tugas istri secara sempurna. Sehari saja pasti banyak kesalahan.

Belum lagi dulu, suami juga tidak langsung bisa seperti sekarang. Bahkan dalam mencari pekerjaan butuh berhari-hari dan persiapan butuh bertahun-tahun untuk menempati posisi sekarang.

Suami komentar: "Kalau begitu menempati posisi istri Aku juga bisa kalau butuh proses panjang".

Itu benar sekali, tapi belum tentu suami betah melakukannya. Bahkan bisa merasa stress dan tertekan. Kalau istri, tentu justru merasa lebih senang jika bekerja. Bisa keluar, dandan rapi, bergaul dengan lingkungan baru, dan sebagainya. Tentu istri akan merasa lebih senang dari sebelumnya.

Suami: "Ok, Aku ngalah. Istri memang hebat meski di Rumah. Suatu saat jika ada yang bertanya akan Aku jawab dengan bangga, Istriku adalah Ibu Rumah tangga yang hebat, Dia luar biasa".

Artinya Istri yang jadi Ibu Rumah tangga itu hebat, apalagi Istri yang jadi Ibu rumah tangga tapi masih bekerja dan memiliki penghasilan sendiri.

Suami: "Ok Ok, Anda benar sekali"

BACA HALAMAN SELANJUTNYA >>>

Halaman
1 2 3
X