Benarkah Calon Istri Berhak Mengajukan Syarat Untuk Tidak Dipoligami? Berikut Penjelasannya

Benarkah Calon Istri Berhak Mengajukan Syarat Untuk Tidak Dipoligami? Berikut Penjelasannya



Hal ini disebutkan oleh K.H Husein Muhammad saat pengajian di pesantrennya.

“Ini lompatan betul, ya,” tutur Kiai Husein ketika menjelaskan bagaimana majunya pemikiran Umar terkait hak-hak untuk perempuan yang sangat berbeda jauh dengan tradisi Arab pra-Islam, yang juga pernah dirasakan langsung oleh Umar bin Khattab.

Di antara contoh syarat yang bisa diajukan oleh calon istri kepada calon suami adalah sebagaimana dua syarat yang diajukan oleh Anna kepada Furkon dalam cerita film di atas, yaitu calon suami tidak diperkenankan untuk menikah lagi (poligami) selama istri masih hidup, dan kedua, istri tetap tinggal di lingkungan sekitar desannya dan tidak boleh dibawa pergi dari desanya oleh suami.

“Misalnya, calon suami diberi syarat tidak akan menikah lagi  selama perempuan calon istri masih hidup, syarat lain misalnya, saya tidak mau diajak pergi dari desa saya (au la yanquluha min baladiha),” terang Buya Husein, panggilan akrabnya.

Di antara para ulama yang menyepakati syarat seperti ini sebagai bagian dari sahnya pernikahan adalah Imam al-Auzai dan az-zuhri. Hal ini bukan tanpa dasar.

BACA HALAMAN SELANJUTNYA >>>

Halaman
1 2 3
X