Kisah Satu Istri Dua Suami, Tiap Malam Dibuat Nangis Gituan, Gila! Suami Pertama Pasrah Karena Ini

Kisah Satu Istri Dua Suami, Tiap Malam Dibuat Nangis Gituan, Gila! Suami Pertama Pasrah Karena Ini
Lebih kaget, meskipun saya sembuh dan bisa berjalan normal. Saya dinyatakan terkenal penyakit hernia dan menyebabkan kemampuan seksual saya langsung turun drastis. 

Hasil gambar untuk pria menangis
Saat itu usia saya 35 tahun, sementara istri 32 tahun. 

Jelas masih sangat muda dan membutuhkan hubungan biologis. 
Saya syok, dan saya juga melihat istri juga syok meskipun ia tetap tersenyum dan membesarkan hati saya. 
3 bulan setelah kejadian itu, saya dibuat menangis ketika menemukan curhatan istri yang dalam tulisannya ia kesulitan menyalurkan hasrat biologinya. 
Namun untuk bercerai, ia juga tak mau karena mencintai saya. 
Akhirnya, setelah perdebatan batin panjang. Saya memberanikan membahas hal ini dengan istri. 
Saya menyarankan dia menikah lagi, saya pasrah jika dia mendapatkan laki-laki lain. 



Karena sebagai lelaki saya berdosa jika cuma mampu mencukupi kebutuhan fisik tak memenuhi kebutuhan batin. 
Hasil gambar untuk pria menangis
Kebetulan istri saya mengikuti reuni dan bertemu kembali dengan teman-temannya saat Sekolah menengah. 



Disanalah ia juga memberanikan diri jika ada seorang teman yang mengaku tertarik padanya. 
Saya minta bertemu dan kami makan malam bersama. 
Pria itu orang baik, cukup tampan dan memiliki pekerjaan cukup baik. 
Saya lihat istri juga nyaman dengannya dan saya pikir istri memiliki ketertarikan dengan temannya ini. 
Karena itu, akhirnya saya menyarankan dia menikah dan saya akan menceraikan dia. 
Tapi istri menangis semalaman, sambil sesengukan ia mau menikah asal saya tak menceraikan dia. 
Saya syok, apakah dia mau melakukan poliandri. 



Akhirnya dia menjelaskan jika dia tetap mencintai saya dan dia hanya membutuhkan penyaluran biologi dengan cara yang baik. 
Hati pria mana yang siap berbagi istri.

Saya menangis di dalam hati, ketika saya mengatakan silahkan dan siap menikahkan mereka. 
Awal tahun mereka menikah dengan diam-diam tak sampai tercatat secara negara. 
Setelah menikah, istri seakan memberi tahu jika ia tetap mencintai saya. 
Bahkan saat malam pengantin, sebelum masuk kamar mereka istri sempat menangis dan menciumi saya berkali-kali sambil meminta maaf. 
Tapi bagaimana, meski sedih nasi telah jadi bubur.


Banyak tetangga mencemooh ini jika sampai tersebar. 
Tahun pertama pernikahan dengan suami kedua banyak menuai pro dan kontra, bahkan lebih banyak kontranya daripada yang pro terutama dari keluarga dekat yang tahu rahasia tersebut.

Namun, seiring berjalannya waktu dan dengan penjelasan apa yang sebenarnya terjadi dengan rumah tangga saya, mereka sedikit melunak.Tapi dalam hati saya, berdosakah saya mengizinkan istri menikah lagi.
Jujur saja, hati ini panas setiap malam ketika istri masuk kekamar mereka. 



BACA HALAMAN SELANJUTNYA >>>

Halaman
1 2 3
X